Rumahku ada di seberang sana.

Ada satu lagu sekolah minggu menggambarkan tentang keadaan sorga. Liriknya menggambarkan sebagai berikut :

Sana tiada susah di rumah Bapaku, di rumah Bapaku, di rumah Bapaku

Sana tiada susah di rumah Bapaku, senanglah senanglah di sana.

Mana yang akan kita pilih, umumnya kita akan memilih keadaan yang baik, sehat, tidak ada masalah, kelimpahan, sorga, dan tidak ada orang yang akan memilih kesakitan atau penderitaan.

Yohanes 14:1-6 menjelaskan tentang janji Allah bahwa Ia menyediakan tempat bagi setiap orang yang percaya padaNya. Latar belakang mengapa ada nats Yohanes 14:1-6 adalah dimana pada waktu itu ada beberapa peristiwa:

1. Ada murid Yesus yang mengkhianati Yesus dengan menjual Yesus kepada ahli Taurat dan orang Farisi. Murid Yesus itu adalah Yudas. Yudas menjual Yesus kepada ahli Taurat dan orang Farisi dengan 30 keping perak dan untuk menyatakan siapa yang ditangkap Yudas mencium Yesus kemudian menyerahkan pada ahli Taurat dan orang Farisi.

2.¬† Yesus berkata dalam Yohanes 13:33 dikatakan,” hanya seketika saja Aku ada bersama sama dengan kamu dan ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang..”

Ini adalah kata-kata terakhir Yesus sebelum Yesus menjalani peristiwa via dolorosa ( jalan salib).

Ke 2 hal pernyataan Yesus membuat murid-muridNya merasa sedih maka dalam Yohanes 14:1, Yesus memberikan penghiburan, hal ini dibuktikan dalam ayat 1 a Janganlah gelisah hatimu… dilanjutkan Yesus memberikan pernyataan ” percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu…”( Yesus)

Di sini Yesus memberikan satu kepastian” Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal… Yesus menegaskan” jika tidak demikian, aku mengatakan padamu” ( 1b)

Dalam kalimat selanjutnya dijelaskan ayat 2 b :” Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu dan jika Yesus pergi ke situ, Yesus juga akan datang kembali dan membawa kita ke tempat itu.” Tujuannya adalah supaya di mana Tuhan berada, kita pun berada.

Yohanes 14:6 dikatakan ” Akulah jalan, dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku( Yesus). Ini mempunyai arti kalau kita mau mendapat tempat di rumah Bapa, salah satu syarat utama adalah menerima Yesus dan percaya Yesus sebagai Juruslamat pribadi kita.

Apa itu surga? Sorga adalah tempat tinggal Allah, malaikat Allah dan orang yang percaya kepada Allah.

Nanti setelah meninggal, orang yang meninggal akan dihakimi bagaimana selama hidup di dunia. Di sorga sana, kita akan bertemu dengan orang orang atau saudara saudari kita yang kita kasihi yang meninggal dalam Tuhan( dalam bentuk roh, bukan fisik).

Gambaran tentang sorga digambarkan dalam Kitab Wahyu kepada Yohanes yaitu kitab nubuat dalam Wahyu 21:4 dimana tidak ada air mata, ratap tangis, dukacita tetapi yang ada adalah sukacita karena disana Allah yang memimpin umatnya di sorga.

Dalam Wahyu 21:18-21 digambarkan tentang sorga. Di sana pintu gerbang, tembok, jalan terbuat dari emas, permata dan tak ada lagi orang jahat, tidak ada lagi perampok, di sana juga tidak ada lagi bulan, matahari  tapi kemuliaan Allah menyinari semua disana.

Rasul Paulus dalam Fil 1:21 mengatakan ” hidup adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan. Kenapa untung? karena ada jaminan kekal di sorga sana. Saat ini kita masih hidup di dunia ini, maka rasul Paulus mengingatkan supaya kita hidup:

1. dalam Fil 1:22 : hidup bekerja memberi buah. Buahnya yaitu berupa buah jiwa yang belum kenal Tuhan dan juga buah-buah Roh yaitu karakter kita yang diubahkan Tuhan.

2. bertumbuh dalam iman yaitu belajar menyerupai Kristus, hidup sesuai perintah Tuhan.

3. lupakan masa lalu, pandang ke depan. Ini mempunyai arti tidak usah ingat masa lalu, tingkah laku kita yang dulu kita buang dan diganti dengan hidup sekarang yaitu hidup yang bertujuan untuk menyenangkan hati Kristus dan ada panggilan surgawi dalam Kristus.

Biarlah kita boleh ingat rumah yang sekarang kita diami adalah sementara dan tidak kekal tapi di seberang sana ada rumah yang kekal yaitu sorga. Mau mencapai sorga? Selama hidup di dunia senangkanlah ahti Tuhan dan menangkan jiwa bagi Tuhan dan rumah kita di seberang sana menanti. Tuhan Memberkati kita semua untuk hidup kudus memuliakan Tuhan.

Satu tanggapan untuk “Rumahku ada di seberang sana.

  • 14/05/2012 pada 23:14
    Permalink

    Dear Maggie,
    Saya belum jelas hubungan point 1 di atas (tentang Yudas) dengan Yohanes 14:1-6.
    Bisa dijabarkan lagi ?
    Terima kasih.
    LCY

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *