Just One More Step

Hari itu aku baru saja pulang dari sekolah. Jarak sekolah ke rumah sih sekitar 1 jam dengan berjalan kaki, walaupun sebenarnya ada angkot yang bisa kunaiki dan hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke rumah.

Tapi memang terkadang aku senang untuk jalan kaki pulang ke rumah. Apalagi kalau sedang memikirkan sesuatu, saat berjalan kaki itulah yang sering kupakai untuk merenung sekaligus memanjatkan doaku di hadapan Tuhan (tentu saja tidak dengan memejamkan mata).

Ditambah lagi sebagai anak kost, dengan uang bulanan yang sangat pas-pasan, hari itu memang keuanganku sedang mepet banget. Jadi mau tak mau aku pun memutuskan untuk pulang berjalan kaki. Dalam perjalanan itu, sambil melihat mobil yang lalu-lalang, tanpa terasa setengah jam sudah berlalu. Dan kelelahan mulai mendera diriku.

Ingin rasanya aku beristirahat di pinggir jalan sekedar melepas lelah, tapi perutku juga sudah tak mau kompromi. Aku kelaparan karena belum makan siang. Jadi serba salahlah waktu itu. Mau istirahat, perutku kelaparan. Tapi meneruskan langkahpun rasanya kakiku sudah berat sekali. Apalagi jalur jalan kaki dan jalur angkot itu beda, sehingga di jalan yang aku lalui tak ada angkot yang bisa kunaiki untuk bisa sampai langsung ke rumah.

Dalam kelelahanku, akupun berseru kepada Tuhan, “Tuhan, aku capek! Aku lelah… mana laper lagi…” lalu dengan lembut, Tuhan hanya menjawab, “Anak-Ku, setiap langkahmu itu berarti. Satu langkah yang kamu ambil membuatmu lebih dekat satu langkah dari rumah.”

Aku pun langsung termenung mendengar suara lembut itu. Benar juga sih, kalau aku beristirahat sekarang, semakin lama waktu yang aku butuhkan untuk sampai di rumah. Akhirnya, aku pun memutuskan untuk meneruskan langkahku walaupun berat. Dan sepertinya, sepanjang sisa perjalanan itu, Tuhan terus menyemangati aku dan berkata, “Ayo anak-Ku, satu langkah lagi! Satu langkah lagi!!!” Dengan semangat aku pun terus melangkah dan akhirnya bisa tiba di rumah walaupun dengan susah payah.

Momen itu menjadi hal yang begitu mendalam di hatiku sampai hari ini. Aku tahu dalam hidupku ini, sepanjang aku punya tujuan, aku bertekad untuk terus melangkah maju apapun yang terjadi. Sesulit apa pun jalan yang harus kutempuh, seberat apapun masalah yang sedang kuhadapi, sepanjang aku terus melangkah maju, aku selangkah lebih dekat dengan tujuanku. Dan aku, AKU TIDAK MAU MENYERAH!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *