Allah ikut menangis

Pernahkah kita merasa kehilangan? Kehilangan bisa berarti banyak sekali misalnya kehilangan keluarga, suami atau istri, kehilangan kesehatan, kehilangan pekerjaan, kehilangan uang atau barang yang kita sukai.

Ya tentunya kehilangan itu membuat kita menangis. Dalam perjalanan mengikut Yesus, Yesus tidak menjanjikan kehidupan mengikut Yesus akan mulus, tidak ada kerikil tajam , tidak ada batu besar, tapi Yesus berjanji bahwa Ia beserta kita membantu melewati semua masalah.

Pada zaman Tuhan Yesus melayani, Yesus pernah ikut menangis. Waktu itu, Lazarus saudara Marta dan Maria sakit keras dan mati. Yesus mengetahui dan mendengar kabar tentang Lazarus yang sakit akan tetapi Yesus tidak segera datang dan sempat diam selama beberapa hari lamanya di tempat Dia melayani.  Apa alasannya? Karena Yesus ingin menyatakan mujizatnya di tengah kematian Lazarus.

Saat itu Lazarus sudah mati selama 4 hari dan bau. Orang banyak menangisi kepergian Lazarus termasuk Maria dan Marta. Waktu Maria menangis, Allah sebagai manusia 100% dan Allah 100% ikut menangis. Bukan hanya itu, waktu Yohanes Pembaptis dipenggal kepalanya, Yesus menangis.

Ini menunjukkan bahwa Allah peduli pada setiap permasalahan yang kita hadapi. Seperti lagu yang suka kita nyanyikan ” ….Dia mengerti, Dia peduli persoalan yang sedang terjadi…” namun semua masalah yang terjadi mendatangkan kebaikan bagi kita semua.

Ketika kita ingin menangis, karena beratnya beban kita menangislah, Yesus juga ikut menangis bersama kita dan menghapus air mata di kirbatNya. Allah ikut menangis bersama kita. Amin.

Satu tanggapan untuk “Allah ikut menangis

  • 25/05/2012 pada 20:50
    Permalink

    Apakah di Alkitab dituliskan Allah menangis tetapi bukan dalam wujud manusia Yesus ?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *