Mengapa Pernikahan Saya Selalu Dalam Konflik?

Konflik Dalam Pernikahan, bagaimana cara mengatasinya? Sebelum kita membahas hal konflik dalam pernikahan ini, kita perlu membahas mengenai hal yang sangat penting dahulu.

 

Konflik dalam pernikahan

Dasar Pernikahan
Dalam hidup pernikahan, ada pertanyaan yang sangat penting, yaitu apa yang Anda anggap sebagai dasar untuk membangun hubungan yang efektif yang melibatkan dua orang ini?

1 Korintus 1:10 mungkin dapat memberikan jawabannya kepada kita:

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

Adalah dua orang yang hatinya berdetak bersama, pikiran mereka bekerja bersama, rencana mereka sama, dan tujuan mereka sama, hal ini dinamakan bekerjasama, dan seperti itulah seharusnya pernikahan.

Pernikahan adalah suatu kerjasama antara suami istri.

Tetapi keadaan yang terjadi di hari-hari sekarang ini, hubungan antar dua orang menjadi sebagai sebuah persaingan, tidak saling bekerja sama (kooperatif). Satu pihak punya ide tentang bagaimana seharusnya suatu hal, yang lain pihak punya ide sendiri yang berbeda. Apakah situasi ini kelihatan sebagai satu keluarga?

Kondisi ini dijelaskan dalam Yesaya 53:6 sebagai keegoisan. Ayatnya mengatakan,

“Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.”

Anda tidak dapat membangun hubungan yang efektif sampai Anda mengatasi kecenderungan keegoisan. Keegoisan sering terjadi setiap kali keputusan harus dibuat antara Anda dan pasangan Anda. Anda bahkan tidak menyadarinya pada saat itu, bahwa anda sudah bersikap egois.


Berdebat terus dan berpikir bahwa pasangan kita hanya perlu berpengertian sedikit lebih banyak, hal ini tidak akan membuat keadaan lebih baik. Ini hanya akan memperkuat oposisi anda terhadap sudut pandang pasangan anda, bahwa bahkan anda akan semakin tidak menghargai pasangan anda. Mungkin anda juga mencoba untuk berbicara dengan teman anda. Hal ini juga tidak akan membuat keadaan lebih baik, karena sebenarnya ini adalah hanya masalah anda dan pasangan saja.

Jadi ketika datang saatnya anda berdua mencoba untuk mengambil keputusan dan terjadi konflik dan tidak ada kata sepakat, sadarilah bahwa kenyataannya anda sedang menghadapi jalan buntu. Anda juga harus menghadapi kenyataan bahwa akhirnya seseorang harus mengambil keputusan dan menjadi pemimpin, atau masalah itu tidak akan pernah terselesaikan. Ini adalah kesimpulan yang sulit, meskipun anda selalu mencoba menyelesaikan masalahnya, tetapi tidak ada perubahan. Kenapa? Karena masing-masing anda masih ingin caranya sendiri-sendiri. Anda berdua masih berkompetisi. Padahal pernikahan bukanlah sebuah kompetisi, anda tidak perlu harus menang terhadap pasangan anda. Kalau anda masih mempunyai sikap seperti itu (harus menang dalam segala hal terhadap pasangan anda), selidikilah hati anda sendiri, apakah anda benar-benar mengasihi pasangan anda?

Apa yang sudah dikemukakan di depan mengenai kompetisilah yang sebenarnya anda hadapi. Dan inilah yang disebut sikap egois, yang masih mengontrol anda. Keegoisan adalah halangan terbesar dalam kerjasama.
Tapi Anda tidak perlu terjebak di hal ini, terjebak dalam semangat keegoisan. Anda hanya perlu Juruselamat. Anda perlu menyerahkan sifat kompetitif Anda kepada Tuhan dan membiarkan dia memberikan hati yang baru dan sikap bekerjasama.

Pernikahan bukanlah suatu perlombaan atau pertandingan. Undanglah Kristus dalam pernikahan anda.

Langkah yang perlu anda ambil untuk mengatasi konflik dalam pernikahan

Apakah anda ingin mengatasi konflik yang sering terjadi dalam pernikahan anda? Ambilah keputusan untuk mengundang Kristus masuk kedalam kehidupan anda dan pernikahan anda. Mintalah Dia untuk mengisi hati anda dengan Roh Kudus agar anda dapat memilih sikap untuk bekerja sama dalam setiap hari di pernikahan anda.

Ketika anda berdoa kepada Tuhan agar diberikan sikap hati yang rendah hati terhadap pasangan anda, ingat bahwa Tuhan tidak akan langsung merubah sifat anda secara mistis atau seperti sulap (langsung berubah). Dia akan memberikan situasi demi situasi yang menuntut anda rendah hati, disaat itulah anda diingatkan agar rendah hati, dan kalau anda bisa melakukannya, anda sedang dibentuk oleh Tuhan, dan percayalah Dia akan juga bekerja terhadap pasangan Anda.

Percayalah Tuhan itu sungguh ajaib, Dia hanya minta kita bekerja sama dan TAAT akan perintah Roh Kudus dalam hati kita. Dan lihatlah Dia akan bekerja dan memberkati rumah tangga kita.

Amien

2 tanggapan untuk “Mengapa Pernikahan Saya Selalu Dalam Konflik?

  • 19/09/2015 pada 09:23
    Permalink

    Syalom pak, sy ada maslh dlm prnikahan sring trjd ribut dlm keseharian suami sy orgx cuek mau kluar rmh jam brp plang ga pernh mau blg klu sy mncoba tny slu pikirnx negatif dikirain sy curiga padahl mksd sy hny ingin tau sj keberadaanx .kami sm” bekerja wkt kami brsama hny mlm hri tp suami sy suka keluar mlm nti sdh tidur br dtg . Berulang kali sy brusaha bicra baik” sm dia kemana arah rmh tga ini klu ga ada komunikasi tp ujung” dia marah” sring dia katakn lebih baik kita jln masing” stiap kali marah suami slu mngancam mngintimidasi suami blg knp km masih brtahan suami slu usir sy .sy pernh baca sms dri perempuan lain yg katax kangen sy brusaha ttp sabar sy jg tau suami byk utang diluar smpai puluhan juta uangx ga tau kemana n utk apa alasanx bisnis tp sy jg ga dibri tau bisnis apa tp sy ttp sabar smpai titik puncakx sy dikunci dikamar dgn ank sy yg masih umur setahun smalaman dimatikan lampu n ac sdgkn kmar sy trtutup rapat ga ada jendela yg bs dibuka.sy brdoa smlamn sy mnangis kasihn ank sy hrus kepanasan .besokx tnpa merasa brsalah tanpa kata” suami brngkt krja. Mlm hrix sy coba bicra sy katakn ayo kita bicra baik” jgn emosi sy tny dia apa kekurangn sy sbgai istri yg km ga suka tolong blg spya sy rubah sy blg suami sy sbgai istrimu hny minta tlg sayangi sy jgn km trlalu cuek sy merasa km ga anggap sy ini didlm rmh bknx dia bri jwban yg enk didgr hny marah trus kmbli dia usir sy katax jln masing” ‘lbih baik smpai dia suruh tlp kluarga sy spya urus cerai kl tdk sy tlp dia mau bunuh sy.smpai sy tdk tahan sy pulang kermh ortu sy dgn ank sy sdh 5 bln ini kami pisah tp ga ada niatx utk memprbaiki hubungn ini .kami mnikah sdh 9 tahun n sy tdk pernh liat suami sy brdoa sblm tidurklu sy ajak berdoa dia slu ga mau katax brdoa sj sndri n suami sy masih mnyimpan ada pegangan ilmu” kuasa gelap .sy sndri sdh putus asa n ga sanggup lg teruskn pernikahan ini.smpai kluarga sepupux blg tingglkn sj buat apa hidup trtekan bathin bgtu jg dgn kluarga sy katakn n mreka marah skli sy di perlakukn sprti ini sy jg bru 2 mgu habis melahirkn dia sdh pukul sy tp sy ttp bertahan ..kali ini sy sdh ga sanggup pak tolong share pak buat masalh sy ini.trima kasih

    Balas
  • 19/09/2015 pada 16:53
    Permalink

    Shalom Ibu, terim kasih atas sharing yang diberikan, bukan hal yang mudah bagi Ibu untuk menghadapi hal ini,namun kami melihat kesabaran Ibu dalam menghadapi hal ini. Pernikahan Ibu telah berlangsung 9 tahun, waktu yang cukup lama untuk Ibu dan suami saling mengenal. Jika kini suami berubah menjadi orang yang tak memiliki kasih terhadap istrinya mungkin karena ia hanya manusia biasa yang juga memiki masalah yang membuat karakternya kasihnya berubah dan membuahkan hal-hal yang menyakitkan. Ibu mengatakan dia memiliki ilmu hitam, banyak utang atau mungkin kekasih lain yang sudah menyita waktu, perhatian dan pengharapan hidupnya. Hal-hal seperti itu merupakan hal yang berat sehingga mungkin tak lagi ada ruang dan waktu bagi istri dan anaknya saat ini. Bagi Allah tiada hal yang mustahil untuk memulihkan keadaan ini Bu. Bertekun di dalam doa dan tetap miliki pengharapan, doakan suami anda dan ampunilah kesalahannya, karena segala perkara dapat kita tanggung di dalam Kristus yang memberikan kita kekuatan (Filipi 4:13). Jika Ibu masih memiliki kekuatan untuk mengampuni untuk mengharapkan pemulihan bagi rumah tangga ini maka ibu masih dapat menghadapi dan meyelesaikan semua ini. Waktunya kapan.. itulah waktu yang paling indah. Jika Tuhan yang buka jalan maka semuanya pasti lebih baik dibandingkan dengan jalan yang kita bisa usahakan. Jika Ibu tak lagi dapat menjalannya, mari pikul hal ini bersama orang tua juga hamba Tuhan yang dapat menolong. Kami rindu ada kesaksian yang indah dari setiap permasalahan yang Ibu hadapi, karena kita dapat melakukan hal-hal yang luar bisa bersama dengan Tuhan. Tuhan mengasihi keluarga Anda.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *