Tahu Tapi Tak Kenal

Kita sering mendengar istilah tak kenal maka tak sayang. Kita pasti tahu tentang siapa Yesus sesungguhnya dalam hidup kita. Namun kita tidak  mengerti sepenuhnya atau kita tidak mengenal dia dengan sungguh.

Setiap kita pasti mengenal bintang-bintang film terkenal di Indonesia, seperti Julia Perez, Dewi Persik, Stefan William, Ari Wibowo, dll namun kita tentu tidak mengenal siapa mereka sesungguhnya karena kita bukan apa-apa dan siapa-siapa mereka. Kita hanyalah pengagum mereka tanpa kita memahami dan mengenal karakter mereka.

Kita juga tahu Presiden Joko Widodo, Gubernur Anies-Sandi tapi tidak mengenal mereka, kita hanya sekedar tahu karena mereka adalah pemimpin bangsa yang sangat berjasa bagi dunia tapi sesungguhnya kita hanya bisa tahu tapi tidak bisa mengenal sifat dan kepribadian mereka , sedangkan yang sungguh-sungguh masuk dan mengenal kepribadian dan karakter mereka adalah orang terdekat mereka, saudara mereka atau suami/ istri mereka.

Demikian pula dengan kita, sering kali kita hanya seperti contoh orang-orang di atas, kita hanya seperti pengagum Yesus tanpa mengenal siapa Yesus sesungguhnya. Kita dengan mudah sering mengatakan ” I love you Jesus” tapi kehidupannya dan hubungannya dengan Tuhan tidak berjalan baik bahkan mengalami kemunduran. Mengapa hal itu terjadi? Itu karena kita cenderung sibuk dengan hal-hal dunia dan terkadang hanya terkagum atau bangga melihat mujizat Yesus tanpa mengalami lebih dalam tentang kebaikan Yesus dalam hidup kita, tanpa mengenal kepribadian Yesus dalam diri kita.

Dalam Matius 16 : 13-20 dikisahkan Yesus sempat bertanya kepada murid-muridNya tentang siapakah Yesus dalam hidup mereka. Mereka mengatakan bukan menurut pengalaman mereka dengan Tuhan tetapi hanya sekedar pengetahuan orang banyak tentang Yesus. Mereka berkata ” Ada yang mengatakan Yesus adalah Yohanes Pembaptis, ada yang mengatakan Yesus adalah Elia, ada juga yang mengatakan Yeremia atau salah satu dari antara para nabi, tapi mereka tidak mengungkapkan secara pribadi pengenalan mereka tentang siapa Yesuss sesungguhnya.

Dalam diskusi itu, Petrus salah satu murid yang agresif menjawab” Yesus, Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup” Ini meunjukkan bahwa Petrus bukan cuma sekedar tahu siapa Yesus . Petrus bahkan mendalami pengenalan tentang Yesus . Walaupun memang, dalam pengenalannya akan Yesus ia jatuh dalam dosa dan saat semua orang ketakutan, ketika Yesus ditangkap, ia ikut takut dan bahkan sempat menyangkal tidak mengenal Yesus sebanyak 3 x. Sungguh ironis, seorang pengikut Tuhan yang sudah ikut Tuhan kurang lebih 3 tahun setengah , yang sempat berkata ” Sekalipun murid-murid meninggalkan Tuhan, Aku tidak akan meninggalkan Tuhan dan tidak akan menyangkal Tuhan bahkan siap mati bagi Tuhan” Namun akhirnya saat penangkapan Yesus , saat orang banyak mengenali siapa Petrus .. Petrus berkata” Aku bersumpah, aku tidak mengenal Dia ” dan setelah itu ayam berkokok. Sungguh ironis dan tragis sekali kisah Petrus tapi tidak berakhir sampai disitu, dia menyesal dan Tuhan memulihkannya bahkan sampai pada akhirnya Petrus semakin giat melayani Tuhan , memberitakan Injil, membuat mujizat dan bahkan menjadi martir Tuhan , dia disalib tapi tidak seperti salib Yesus dia disalib terbalik.

Terkadang kita mengatakan iman kita, kita percaya pada Tuhan, kita berjanji setia pada Tuhan, tidak tinggalkan Tuhan sampai akhir hidup kita tapi kenyataannya apa? Ketika masalah begitu berat dan seolah tak ada jalan keluar kita seolah berpikir Tuhan tidak perduli dengan kita sehingga kita mulai meninggalkan ibadah kita dan bahkan pelayanan kita. Atau dalam keadaan terpepet, kita bisa ” menjual iman kita ” hanya karena sebuah pernikahan atau hanya karena untuk naik jabatan, dipromosikan lebih tinggi jabatan kita. Itu bisa terjadi karena kita hanya menjadi penggemar Yesus dan setelah itu kita tidak mendalami Yesus bahkan kita meninggalkan Tuhan saat situasi tidak baik.

Peristiwa di atas bisa terjadi karena kita tidak mengalami Allah dalam hidup kita, kita tidak berusaha mengenal Allah dalam hidup kita dan kita seolah-olah hanya jadi pengagum Tuhan dan ketika masalah datang , kita tinggalkan Tuhan. Sungguh tragis, hanya demi pernikahan setelah itu kita tinggalkan Tuhan kita. Kita dapat mengenal Allah lebih dalam jika kita mencari waktu untuk berhubungan intim dengan Tuhan lewat doa dan membaca FirmanNya … memang tidak mudah terkadang kesibukan kita membuat kita jauh dari Tuhan atau sulit bersaat teduh namun ikutilah teladan Yesus. Pagi-pagi benar Yesus berdoa ( Mark 1: 35) , jika itu kita lakukan perlahan demi perlahan , iman kita semakin bertumbuh dan kita akan semakin kenal tentang siapa Yesus sesungguhnya dalam hidup kita sehingga kita tidak hanya menjadi penggemar-penggemar Tuhan,hanya tahu di luar tapi bisa kenal lebih dalam lewat doa, membaca FirmanNya dan tidak meninggalkan ibadah di gereja.

Biarlah kita bisa mengenal Allah dan mengalami kuasa Allah, kebaikan Allah dan penyertaan Allah dalam hidup kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Satu tanggapan untuk “Tahu Tapi Tak Kenal

  • 15/02/2018 pada 16:31
    Permalink

    biar kita semakin kenal siapa tuhan bukan cuma sekedar tahu tentang Tuhan amin… perbaruilah komitmen kita untuk mencintai Dia, mengenal Dia lebih dalam lagi .amin

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *