ARTI PALUNGAN DALAM NATAL SYAHDU

Waktu berlalu begitu ceoat tak terasa kita semua sudah memasuki bulan Desember bahkan sebentar lagi kita akan menutup tahun 2014 dan memasuki tahun 2015. Banyak hal yang boleh dialami oleh setiap kita baik itu buruk maupun baik dan itu mendatangkan kebaikan untuk kita semua yang mengasihi Tuhan. Dalam kesempatan ini saya secara pribadi mau mengucapkan selamat hari Natal dan Tahun Batu, kiranya damai Kristus memenuhi hati kita masing masing.

Dalam kesempatan ini, saya ingin kita mengilas balik apa arti natal yang sesungguhnya dalam hati kita? Jikalau ditanyakan kepada kita apa arti Natal? Pasti banyak jawaban tentang apa arti natal. Ada yang berpendapat natal itu kesenangan, natal itu pesta, natal itu banyak potongan harga dalam mall-mall, ada juga yang berpendapat natal adalah identik dengan hadiah yang indah dimana anak-anak sering diberikan pengertian ada seorang tua yang gemuk dan baik hari berkeliling naik kereta rusa untuk membagikan hadiah kepada anak-anak kecil. Namun apa arti natal yang sesungguhnya dalam hati kita?

Untuk mengerti makna natal ini kita akan mempelajari satu bagian Firman Tuhan dari Lukas 2: 6-7 yaitu saya akan membahas secara khusus arti palungan itu. Sebelum Yesus dilahirkan, Maria ibu Yesus menghadapi banyak pergumulan dimana saat dia belum menikah dan statusnya hanya bertunangan dengan Yusuf, tiba-tiba malaikat Tuhan memberikan kabar bahwa ia akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan dinamakan Yesus.( lukas 1: 28-33) a

Dengan kondisi seperti itu secara manusia dia takut karena zaman dahulu orang yang belum menikah tapi memiliki anak akan dirajam batu sampai mati. Namun sungguh suatu iman yang besar pada diri Maria dimana dia mengatakan ” Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu” . Disini Maria tidak memprotes dan ia bahkan bersedia merelakan rahimnya dipakai untuk melahirkan bayi Yesus dan benihnya dari Roh Kudus.

Maria taat. Sampai pada saat usia kandungan Maria sudah besar dan sudah 9 bulan dimana semua orang harus mengadakan sensus penduduk dan Maria mendaftarkan diri di Betlehem. Saat itu, sudah tiba waktu bagi Maria untuk melahirkan bayi Yesus. Dia mengetuk pintu demi pintu rumah penginapan semuanya penuh dan tidak ada lagi tempat bagi Yesus untuk dilahirkan akhirnya Maria dan Yusuf melahirkan bayi Yesus di dalam palungan di kandang yang hina.

Sangat ironis sekali, seorang raja, seorang Tuhan lahir di kandang yang hina. Kalau dari logika kita harusnya Yesus sebagai raja lahir di istana raja, kerajaan yang mewah, tapi mengapa Yesus mau lahir di tempat yang tidak layak yaitu di palungan? Ada 2 alasan mengapa Yesus lahir di dalam palungan:

1. Palungan adalah tempat makanan, tempat menaruh rumput bagi kambing domba. Alasan utama Yesus mau lahir di palungan adalah Yesus mau turut merasakan penderitaan yang dialami manusia makanya secara kemanusiaan Yesus, Yesus merasakan sama seperti manusia hanya tidak berdosa contohnya Yesus sebagai manusia bisa lapar, menangis, hanya tidak berdosa. Maka tidak ada alasan atau dasar yang mengatakan bahwa Yesus tidak peduli masalah kita. Justru Yesus sangat peduli dan mengasihi kita. Yesus ikut menangis saat Lazarus mati selama 4 hari, Yesus juga menangisi kota Yerusalem yang akan hancur karna kejahatan mereka.

2. Alasan kedua mengapa Yesus mau lahir dalam palungan adalah seandainya Yesus lahir di istana raja pastilah para gembala, yaitu orang yang dipandang miskin dan bau, jelek dan merupakan golongan paling rendah atau tidak terpandang tidak bisa datang karena yang datang tentulah orang yang kaya. Justru Yesus mau lahir ke tengah dunia ini dalam palungan karena ia juga mau menyampaikan berita sukacita kepada orang kaum papa orang yang miskin bahkan disepelekan sekalipun. Arti palungan berarti bahwa di saat orang lain sedang sibuk dan tidak terpikirkan akan kelahiran Yesus, disanalah Yesus lahir oleh karena itu natal pertama tidak diadakan dengan perayaan yang mewah sekali akan tetapi dalam kesunyian dimana orang lain sedang beristirahat malam dan Yesus lahir. Itulah makna palungan dalam natal yang syahdu, karena itu saat ini kita berpikir kilas balik apa arti natal dalam hati kita? Apa arti palungan dalam natal yang syahdu?

Ada satu lagi ” Christmas isn’t Christmas” lagu ini sekali lagi mengingatkan natal bukan cuma sekadar hadiah atau happy-happy atau diskon besar-besaran tapi natal yang sesungguhnya kita mengundang Yesus masuk dan tinggal dalam hati kita dan siap untuk mengubahkan kita menjadi manusia yang baik.

Jadi natal bukan hanya perayaan, door prize dan kesenangan belaka tapi biarlah dalam menyambut momen natal ini kita boleh memikirkan makna natal itu dimana Yesus lahir di palungan, lahir dalam kesederhanaan dan tinggal dalam hati kita bukan di luar hati kita. Mari kita undang Yesus tinggal dan lahir dalam palungan hati kita bukan di luar hati kita. Amin. Selamat Natal dan Tahun Baru. Tuhan memberkati.

 

 

Satu tanggapan untuk “ARTI PALUNGAN DALAM NATAL SYAHDU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *