Kuatir? 3S

Setiap orang di dunia ini pernah kuatir. Ada banyak alasan yang membuat seseorang merasa kuatir. Contohnya: kehidupan ekonomi yang kurang, sementara anak/ suami/ istri sakit sehingga membuat kuatir.

Atau ada juga orang tua yang kuatir berlebihan tentang anaknya yang belum juga menikah padahal usianya sudah kepala 3 atau ada juga orang tua yang kuatir karena anak perempuannya belum pulang dari sekolah sampai malam, padahal anaknya, baterai hpnya mati dan dia sedang ada kegiatan di luar sana. Bahkan ada orang yang kuatir dan bertanya,” hari ini saya mau makan apa? minum apa? atau pakai pakaian apa? Intinya selalu kuatir.

Apa pandangan Yesus tentang kekuatiran? Yesus ingin supaya kita tidak kuatir berlebihan. Dalam Matius 6:25-34 dijelaskan oleh Tuhan supaya manusia tidak usah kuatir. Kuatir disini dimaksudkan adalah kuatir berlebihan sampai melupakan ada pimpinan Allah, penyertaan Allah, dan pertolongan Allah pada kita melewati hari hari dan bahkan pergumulan kita.

Apa untungnya kuatir? Tidak ada untungnya, apalagi kekuatiran dapat menimbulkan dampak negatif, misalnya karena dipikirkan terus akhirnya terkena darah tinggi, stress, stroke, dan akhirnya meninggal.

Wow! mengerikan sekali kalau kita kuatir terlalu berlebihan! Ada beberapa tips untuk menghindari kuatir:

1. Dalam Matius 6:33 dikatakan,” Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya…” ini dimaksudkan ketika kita kuatir, cari kehendak Tuhan lewat FirmanNya.

2. Paulus dalam Filipi 4:6 mengatakan,” Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

Dalam hal ini dimaksudkan bahwa ketika kita kuatir berdoalah kepada Tuhan, tidak ada gunanya kuatir, dan berserah pada Tuhan maka Tuhan akan berikan jalan keluar.

Jadi, untuk apa kita kuatir? Kuatir tidak ada gunanya, melainkan malahan membuat kita jadi stress, stroke, dan stop.

Mengapa kita tidak usah kuatir?

1. Dalam Matius 6: 26 disana Yesus memberikan perumpamaan dimana burung di udara tidak menabur dan menuai namun tetap diberi makan oleh Bapa di surga. Dan dalam Matius 6: 28 diberi perumpamaan tentang bunga bakung yang diciptakan Tuhan indah walau bunga bakung tidak memintal dan tumbuh tanpa bekerja. Ini menunjukkan alasan mengapa kita tidak usah kuatir yaitu karena Allah selalu menyertai kita, melindungi kita.

2. Dalam Matius 6:32 dikatakan bahwa kalau kita kuatir berlebihan tentang hal yang tidak perlu dikuatirkan maka kita sama seperti orang yang tidak mengenal Allah. Jadi apa gunanya?

Dibaca sebanyak :2565

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>