Hati Yang Berbelas Kasihan seperti Hati Yesus

Setiap manusia dalam hidupnya pasti memiliki kesibukan masing-masing dan terkadang kesibukan itu membuat mereka lupa untuk memperhatikan orang lain. Setiap manusia butuh diperhatikan dan butuh disayang karna manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya.

Yesus secara pribadi juga termasuk sosok pribadi yang sangat sibuk namun dia tidak melupakan rasa kemanusiaan untuk membantu orang lain dan Yesus juga tidak melupakan hubungan pribadinya yang intim dengan Allah Bapa, buktinya sering ditemui dalam Alkitab contohnya dalam Markus 1: 35 Yesus pagi-pagi benar dia bangun dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa di sana. Setelah itu dalam kesibukanNya Yesus melayani Allah Bapa, Yesus mengajar banyak orang, Yesus membuat mujizat dan tidak lupa juga Yesus memperhatikan kebutuhan manusia.

Waktu Yesus mengajar orang banyak dan setelah itu ia sempat meminta murid Yesus untuk beristirahat seketika bahkan dalam Markus 6: 31 dikatakan bahkan makan pun mereka tidak sempat luar biasa pelayanan Yesus namun di saat kelelahannya dan orang banyak datang kepada Yesus, Yesus tidak menolak mereka ( Mark 6: 34) bahkan dikatakan hatinya tergerak oleh belas kasihan dan bahkan dikatakan ” mereka seperti domba yang tidak bergembala” dan masih banyak kisah lainnya yang menunjukkan bahwa Yesus adalah pribadi yang berbelas kasihan dan tidak egois, Banyak pengorbanan yang Yesus lakukan seperti mengorbankan tenaga, harus berletih-letih untuk mengajar orang banyak, mengorbankan waktu dan bahkan mengorbankan segalanya untuk melayani banyak orang karena Yesus penuh belas kasihan .

Ketika hari gelap dan banyak orang masih mengerumuni Yesus mendengar pengajaran Yesus, Yesus tidak menolak dan bahkan Yesus merasakan kasihan karena mereka belum makan dari pagi dan Yesus memerintahkan murid-muridNya untuk memberikan mereka makanan. Dalam keadaan sibuk seperti apapun, Yesus meluangkan waktu untuk memperhatikan kebutuhan banyak orang dan mengorbankan waktu istirahat mereka demi memperhatikan kebutuhan orang lain bahkan jasmani mereka diperhatikan pula.

Melalui kisah pelayanan Yesus , kita ditegur dan diajarkan bagaimana memiliki rasa yang penuh belas kasihan kepada setiap orang dan memiliki waktu untuk memperhatikan kebutuhan orang banyak misalnya lewat sms menanyakan apa kabarnya, bagaimana keadaanmu setelah pulih dari sakit, dan pertanyaan yang menguatkan lainnya termasuk juga lewat wa, telepon, atau facebook atau media lainnya bahkan untuk menguatkan dan menghibur teman yang sedang berduka atau sedang mengalami pergumulan berat.

Setiap kita butuh diperhatikan, mari kita belajar untuk memiliki hati yang seperti Yesus yang peduli dengan kesusahan orang lain, peduli dengan kesedihan dan pergumulan yang ada, dan jadilah teman bahkan sahabat bagi sahabat kita yang terluka atau sedang sedih atau dalam pergumulan berat. Luangkan waktu kita kurang lebih 3-5 menit untuk mendoakan teman kita yang sakit, menghibur dan mendoakan teman yang susah, jangan biarkan kita menjadi manusia yang egois, manusia yang hanya peduli dengan diri sendiri dan tidak mau tahu kesusahan dan pergumulan orang lain, termasuk juga menjadi teman yang dapat menceritakan siapa yesus kepada teman kita sehingga ia mengenal Tuhan dan diselamatkan.

Kiranya kita memiliki hati seperti hati Yesus , tangan seperti tangan Yesus, kaki seperti kaki Yesus yang siap dan mau untuk memperhatikan orang lain yang menderita pergumulan. Saya, juga sebagai guru full time di SDS Widuri Indah 2 juga memiliki kesibukan tersendiri dengan tugas-tugas yang menanti namun saya belajar dari teladan Tuhan Yesus untuk bisa memperhatikan orang yang membutuhkan pertolongan dan dukungan kita, dan saya meluangkan sedikit waktu setelah pulang mengajar sebulan sekali untuk membesuk teman mama saya dan mendoakannya dan saya merasakan dia juga merasakan berkat Tuhan dan penghiburan dari Tuhan lewat pelayanan yang bisa saya berikan dan dia merasa terberkati oleh pelayanan saya. Melalui kesaksian ini, saya menghimbau teman-teman pembaca sahabat Artikel Kristen atur waktumu, berikan waktumu untuk memperhatikan kebutuhan orang lain juga bukan hanya mementingkan diri sendiri saja. Segala pujian, hormat, kemuliaan bagi Allah saja . Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *